Belakangan kekuatan angkatan laut Indonesia mendadak jadi perbincangan dunia.
Pasalnya, Indonesia masuk daftar angkatan laut terkuat di dunia menurut daftar terbaru Agustus 2023.
Mengutip dari situs WDMMW, Indonesia kini berada di urutan ke-4 dunia di bawah Amerika di urutan pertama, China kedua, dan Rusia ketiga.
Sementara Indonesia berada di urutan ke-4 dunia.
Bahkan di bawahnya ada Korea Selatan yang kekuatan angkatan lautnya di bawah Indonesia.
Rupanya pemberian peringkat tersebut, mendaoat sorotan dari China.
Menurut situs berbasis di China Sohu.com, terkejut dengan pemberian peringkat keempat kepada angkatan laut Indonesia.
Kemudian mulai memberikan pengamatan mengenai armada dan kekuatan tempur TNI AL.
Mernurut situs China tersebut, TNI AL memiliki 243 kapal perang dari berbagai jenis.
Situs China tersebut terkejut karena jumlahnya nyaris setara dengan Amerika Serikat yang berada di peringkat pertama.
Dari segi jenis kapal perang, Indonesia sebenarnya punya 30 kapal serbu amfibi, hampir sama dengan jumlah kapal serbu amfibi di Amerika Serikat!
Pengaman militer China, Jun Wujun mencermati dengan serius kapal-kapal besar dan kecil di Indonesia.
Kemudian menemukan bahwa kekuatan angkatan laut Indonesia sangat bagus, dan sudah pasti yang terbaik di Asia Tenggara.
Bahkan jika dibandingkan dengan Vietnam, penguasa kecil di Asia Tenggara, Indonesia masih di atasnya,
Apalagi 243 kapal yang ada di Indonesia tidak diisi dengan kapal penangkap ikan bersenjata berkualitas.
Ada sekelompok kapal tempur utama baru yang lebih mampu berperang.
Sebagai negara kepulauan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
Indonesia memiliki total 17.508 pulau, sehingga diperlukan angkatan laut dalam jumlah besar.
Untuk menguamankan wilayah ini, Indonesia memanfaatkan posisi tempurnya sebagian besar adalah serangan lepas pantai, pertahanan, dan pendaratan amfibi.
Selain itu, Indonesia telah memiliki banyak pengalaman tempur nyata berskala besar dalam pendaratan lepas pantai dan amfibi.
Pada tahun 1961, pertempuran laut Laut Arafura pecah dengan Belanda dan memenangkan bagian barat Papua.
Pada tahun 1975, mereka mendarat dari laut dan menduduki Timor Timur dengan terjun payung di udara.












.jpg)