Kamis, 31 Agustus 2023
Rabu, 30 Agustus 2023
Selasa, 29 Agustus 2023
Senin, 28 Agustus 2023
Penyebab Diabetes Melitus
Diabetes melitus adalah penyakit yang dapat menyerang semua golongan usia, termasuk anak muda. Kondisi ini terbagi ke dalam dua jenis, yaitu tipe 1 dan tipe 2.
Diabetes melitus tipe 1 terjadi karena penyakit autoimun yang menyebabkan pankreas tidak dapat memproduksi insulin. Sementara itu, diabetes melitus tipe 2 muncul sebagai efek dari pola makan tidak sehat karena tidak bisa mengontrol asupan gula yang masuk dalam tubuh.
Di usia muda, kebanyakan orang cenderung mempunyai pola makan yang tidak sehat. Sebagai contoh, banyak anak muda yang lebih menyukai fast food dan makanan-makanan manis seperti donat, kue, hingga minuman boba dibandingkan mengkonsumsi makanan sehat. Jika kebiasaan tersebut tidak diubah, bisa menderita diabetes melitus di usia muda.
Ketika mengkonsumsi gula secara berlebihan, terjadi peningkatan resistensi insulin. Peningkatan resistensi insulin membuat tubuh tidak dapat memproses kelebihan gula dengan baik. Lonjakan kadar gula darah kemudian tak bisa terhindarkan dan memicu penyakit diabetes melitus tipe 2. Selain pola makan, faktor seperti usia, berat badan, genetik, dan gaya hidup juga turut berperan dalam berkembangnya penyakit ini.
Sementara itu, penyebab pasti dari diabetes tipe 1 belum diketahui secara pasti. Meski begitu, penyakit autoimun diketahui ikut berkontribusi karena membuat sistem imun tubuh menyerang dan menghancurkan sel beta penghasil insulin di pankreas. Faktor lain yang disebut ikut ambil peran dalam munculnya penyakit ini antara lain genetik dan lingkungan.
Gejala diabetes di usia muda
Secara umum, berikut beberapa kondisi yang menjadi ciri-ciri diabetes di usia muda:
- Mudah lapar.
- Mudah haus.
- Disfungsi ereksi bagi pria.
- Pandangan kabur.
- Lemahnya kekuatan otot.
- Menurunnya gairah seksual.
- Mudah lelah.
- Perubahan suasana hati (Mood swing) secara tiba-tiba.
- Meningkatnya jumlah urin saat buang air kecil.
- Luka membutuhkan waktu lama untuk sembuh dan kering.
Cara menangani diabetes di usia muda
Cara menangani diabetes di usia muda harus disesuaikan dengan jenisnya. Penanganan yang dilakukan bertujuan untuk mengontrol kadar gula darah Anda tetap berada dalam batas normal. Beberapa cara yang bisa dijadikan pilihan untuk mengatasi diabetes, di antaranya
1. Suntikan insulin
Bagi penderita diabetes tipe 1, suntikan insulin merupakan obat utama karena tubuh mereka tidak mampu memproduksinya.
Ada empat jenis insulin yang dapat digunakan oleh penderita diabetes. Masing-masing jenis dibedakan berdasarkan seberapa cepat cairan tersebut bekerja dan berapa lamakah efeknya bertahan dalam tubuh.
Jenis-jenis suntik insulin yang bisa digunakan, meliputi:
- Rapid-acting insulin: bekerja 15 menit setelah disuntikkan, efeknya bertahan 3-4 jam.
- Regular (short-acting) insulin: bekerja 30-60 menit setelah disuntikkan, efeknya bertahan 5-8 jam.
- Intermediate-acting insulin: bekerja 1-2 jam setelah disuntikkan, efeknya bertahan 14-16 jam.
- Long-acting insulin: bekerja 2 jam setelah disuntikkan, efeknya bertahan hingga 24 jam.
- Ultra long-acting insulin: bekerja 6 jam setelah disuntikkan, efeknya bertahan sekitar 36 jam.
- Insulin campuran: kombinasi antara intermediate-acting insulin dan short-acting insulin.
Tak seperti tipe 1, penderita diabetes tipe 2 hanya membutuhkan suntikan insulin ketika kadar gula darah melebih batas normal dan tidak dapat dikendalikan melalui pola makan sehat atau konsumsi obat-obatan. Untuk dosis yang tepat,.
2. Konsumsi obat-obatan tertentu
Untuk mengatur insulin dan mengatasi lonjakan gula darah, dokter mungkin akan meresepkan obat seperti metformin bagi penderita diabetes tipe 2. Sementara itu, pemberian obat untuk penderita diabetes tipe 1 dimaksudkan untuk melindungi organ penting seperti jantung, ginjal, dan hati dari kerusakan.
3. Menerapkan pola hidup sehat
Menerapkan pola hidup bagi penderita diabetes di usia muda adalah cara yang paling sederhana. Beberapa tindakan yang harus dilakukan adalah konsumsi makanan sehat untuk diabetes, rutin berolahraga, istirahat dengan cukup, hingga menghilangkan kebiasaan merokok.
Cara mencegah diabetes di usia muda
Cara mencegah diabetes di usia muda adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mencegah diabetes tipe 2, aturlah pola makan dan asupan gula yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, Anda juga harus rajin berolahraga supaya berat badan tetap ideal.
Sabtu, 26 Agustus 2023
Indonesia nomor 4 angkatan laut terkuat di dunia
Belakangan kekuatan angkatan laut Indonesia mendadak jadi perbincangan dunia.
Pasalnya, Indonesia masuk daftar angkatan laut terkuat di dunia menurut daftar terbaru Agustus 2023.
Mengutip dari situs WDMMW, Indonesia kini berada di urutan ke-4 dunia di bawah Amerika di urutan pertama, China kedua, dan Rusia ketiga.
Sementara Indonesia berada di urutan ke-4 dunia.
Bahkan di bawahnya ada Korea Selatan yang kekuatan angkatan lautnya di bawah Indonesia.
Rupanya pemberian peringkat tersebut, mendaoat sorotan dari China.
Menurut situs berbasis di China Sohu.com, terkejut dengan pemberian peringkat keempat kepada angkatan laut Indonesia.
Kemudian mulai memberikan pengamatan mengenai armada dan kekuatan tempur TNI AL.
Mernurut situs China tersebut, TNI AL memiliki 243 kapal perang dari berbagai jenis.
Situs China tersebut terkejut karena jumlahnya nyaris setara dengan Amerika Serikat yang berada di peringkat pertama.
Dari segi jenis kapal perang, Indonesia sebenarnya punya 30 kapal serbu amfibi, hampir sama dengan jumlah kapal serbu amfibi di Amerika Serikat!
Pengaman militer China, Jun Wujun mencermati dengan serius kapal-kapal besar dan kecil di Indonesia.
Kemudian menemukan bahwa kekuatan angkatan laut Indonesia sangat bagus, dan sudah pasti yang terbaik di Asia Tenggara.
Bahkan jika dibandingkan dengan Vietnam, penguasa kecil di Asia Tenggara, Indonesia masih di atasnya,
Apalagi 243 kapal yang ada di Indonesia tidak diisi dengan kapal penangkap ikan bersenjata berkualitas.
Ada sekelompok kapal tempur utama baru yang lebih mampu berperang.
Sebagai negara kepulauan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
Indonesia memiliki total 17.508 pulau, sehingga diperlukan angkatan laut dalam jumlah besar.
Untuk menguamankan wilayah ini, Indonesia memanfaatkan posisi tempurnya sebagian besar adalah serangan lepas pantai, pertahanan, dan pendaratan amfibi.
Selain itu, Indonesia telah memiliki banyak pengalaman tempur nyata berskala besar dalam pendaratan lepas pantai dan amfibi.
Pada tahun 1961, pertempuran laut Laut Arafura pecah dengan Belanda dan memenangkan bagian barat Papua.
Pada tahun 1975, mereka mendarat dari laut dan menduduki Timor Timur dengan terjun payung di udara.
Win Max Pips indicator Download
Kamis, 24 Agustus 2023
Larangan Minta di Ruqyah
Dari Hushain bin Abdurrahman berkata: “Ketika saya berada di dekat Sa’id bin Jubair, dia bertanya: “Siapakah diantara kalian yang melihat bintang jatuh semalam?” Aku menjawab: “Aku.” Kemudian aku berkata: “Ketahuilah sesunggunya ketika itu aku tidak dalam keadaan shalat, tetapi terkena sengatan kalajengking.”
Lalu ia bertanya: “Lalu apa yang anda kerjakan?” Aku menjawab: “Saya minta diruqyah” Ia bertanya lagi: “Apa yang mendorongmu untuk melakukan hal tersebut?”
Jawabku: “Sebuah hadīts yang dituturkan Asy-Sya’bi kepada kami.” Ia bertanya lagi: “Dan apakah hadīts yang dituturkan oleh Asy-Sya’bi kepadamu?” Aku katakan: “Dia menuturkan hadīts dari Buraidah bin Hushaib:
لاَ رُقْيَةَ إِلاَّ مِنْ عَيْـنٍ أَوْ حُـمَةٍ
“Tidak ada ruqyah kecuali karena ‘ain atau terkena sengatan”.
⇒ ‘Ain adalah pengaruh jahat yang disebabkan oleh rasa dengki seseorang melalui matanya, orang jawa menyebutnya kena sawan.
Yaitu seseorang yang terkena penyakit sesudah itu terjadilah perubahan.
Misalnya; anak kecil yang doyan (suka) makan tiba-tiba dia jadi tidak suka makan.
Anak kecil diajak ke undangan sebelum berangkat dia mandi dan berpakaian rapih dan bagus, disisiri rambutnya dan dikasih minyak wangi kemudian diajak ke acara mantenan. Kemudian orang-orang yang melihat anak kecil tersebut terkadang berkomentar, “Cakep banget sih”.
Sampai rumah anak ini tiba-tiba menangis atau tidak doyan makan atau sakit mencret (maaf) orang kita (jawa) menyebutnya kena sawan manten.
Orang Arab menyebutnya ‘ain yaitu pengaruh jahat (buruk) yang terjadi pada seseorang karena iri atau dengki atau penyebab lainnya.
Hal ini bisa jadi karena orang yang memberikan pujian tanpa menisbatkan pujian tersebut kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla.
Jika orang yang memuji mengucapkan,
Māsyā Allāh, “Cantiknya” no problem.
Subhānallāh, “Ganteng banget”, tidak apa-apa.
Kenapa? Karena dia (orang yang memuji) memberikan pujian tersebut setelah dia (orang yang memuji) menisbatkan pujian tersebut kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla.
Tetapi tatkala seseorang memberikan pujian tanpa menisbatkan pujian kepada Allāh, bisa jadi anak tersebut terkena penyakit ‘ain.
Kalau dia dibawa ke acara mantenan ya kena penyakit sawan manten, kalau dibawa ke acara melayat karena ada saudaranya yang meninggal maka dikatakan kena sawan wong mati.
Sa’id pun berkata : “Alangkah baiknya orang yang beramal sesuai dengan nash yang telah didengarnya, akan tetapi Ibnu Abbās radhiyallāhu ‘anhu menuturkan kepada kami hadīts dari Nabi shallallāhu di mana Beliau bersabda:
عُرِضَتْ عَلَـيَّ اْلأُمَـمُ فَرَأَيْتُ النَّبِـيَّ وَ مَعَهُ الرَّهَيْطُ وَ النَّبِـيَّ وَ مَعَهُ الرَّجُلُ وَ الرَّجُلاَنِ وَ النَّبِـيَّ لَيْسَ مَعَهُ أَحَدٌ إِذْ رُفِعَ لِـي سَوَادٌ عَظِيمٌ فَظَنَنْتُ أَنَّهُمْ أُمَّتِـي فَقِيلَ لِـي هَذَا مُوسَـى عَلَيْهِ السَّلاَمَ وَ قَوْمُهُ وَ لَكِنِ انْظُرْ إِلَـى اْلأُفُقِ فَنَظَرْتُ فَإِذَا سَوَادٌ عَظِيمٌ فَقِيلَ لِـي انْظُرْ إِلَـى اْلأُفُقِ اْلآخَرِ فإِذَا سَـوَادٌ عَظِيمٌ فَقِيلَ لِـي هَذِهِ أُمَّتُكَ وَ مَعَهُمْ سَبْعُونَ أَلْفًا يَدْخُلُونَ الْـجَنَّةَ بِغَيْرِ حِسَابٍ وَلاَ عَذَابٍ ثُـمَّ نَهَضَ فَدَخَلَ مَنْزِلَهُ فَخَاضَ النَّاسُ فِـي أُولَئِكَ الَّذِينَ يَدْخُلُونَ الْـجَنَّةَ بِغَيْرِ حِسَابٍ وَلاَ عَذَابٍ فَقَالَ بَعْضُهُمْ فَلَعَلَّهُمُ الَّذِينَ صَحِبُوا رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فَقَالَ بَعْضُهُمْ فَلَعَلَّهُمُ الَّذِينَ وُلِدُوا فِـي اْلإِسْلاَمِ وَ لَـمْ يُشْرِكُوا بِاللهِ وَ ذَكَرُوا أَشْيَاءَ فَـخَرَخَ عَلَيْهِمْ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فَقَالَ مَا الَّذِي تَـخُوضُونَ فِـيهِ فَأَخْبَرُوهُ فَقَالَ هُمُ الَّذِينَ لاَ يَرْقُونَ وَلاَ يَسْتَرْقُونَ ولا يكتوون وَ لاَ يَتَطَيَّرُونَ
وَ عَلَى رَبِّـهِمْ يَتَوَكَّلُونَ فَقَامَ عُكَّاشَةُ بْنُ مِـحْصَنٍ فَقَالَ ادْعُ اللهَ أَنْ يَـجْعَلَنِي مِنْهُمْ فَقَالَ أَنْتَ مِنْهُمْ ثُـمَّ قَامَ رَجُلٌ آجَرُ فَقَالَ ادْعُ اللهَ أَنْ يَـجْعَلَنِي مِنْهُمْ فَقَالَ سَبَقَكَ بِـهَا عُكَّاشَةُ
“Saya telah diperlihatkan beberapa umat oleh Allāh, lalu saya melihat seorang nabi bersama beberapa orang, seorang nabi bersama seorang dan dua orang dan seorang nabi sendiri, tidak seorangpun menyertainya. Tiba-tiba ditampakkan kepada saya sekelompok orang yang sangat banyak. Lalu saya mengira mereka itu umatku, tetapi disampaikan kepada saya: “Itu adalah Musa dan kaumnya”.
Lalu tiba-tiba saya melihat lagi sejumlah besar orang, dan disampaikan kepada saya: “Ini adalah umatmu, bersama mereka ada tujuh puluh ribu orang, mereka akan masuk surga tanpa hisab dan adzab.”.
Kemudian Beliau bangkit dan masuk rumah. Orang-orang pun saling berbicara satu dengan yang lainnya, ‘Siapakah gerangan mereka itu?’ Ada di antara mereka yang mengatakan: ‘Mungkin saja mereka itu sahabat Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam’.
Ada lagi yang mengatakan: ‘Mungkin saja mereka orang-orang yang dilahirkan dalam lingkungan Islām dan tidak pernah berbuat syirik terhadap Allāh.’ dan menyebutkan yang lainnya.
Ketika Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam keluar, mereka memberitahukan hal tersebut kepada beliau.
Beliau bersabda: “Mereka itu adalah orang yang tidak pernah minta diruqyah, tidak meminta di kay dan tidak pernah melakukan tathayyur serta mereka bertawakkal kepada Rabb mereka”.
Lalu Ukasyah bin Mihshan berdiri dan berkata: “Mohonkanlah kepada Allāh, mudah-mudahan saya termasuk golongan mereka!”
Beliau menjawab: “Engkau termasuk mereka”.
Kemudian berdirilah seorang yang lain dan berkata: “Mohonlah kepada Allāh, mudah-mudahan saya termasuk golongan mereka!” Beliau menjawab: ‘Kamu sudah didahului Ukasyah.’.”
(Hadīts shahīh riwayat Al-Bukhāri dan Muslim)
عُرِضَتْ عَلَـيَّ اْلأُمَـمُ
“Tampilkan kepadaku (tunjukkan kepadaku) menunjukkan ini adalah wahyu dari Allāh Subhānahu wa Ta’āla melalui hadīts, menunjukkan hal tersebut atas kekuasaan Allāh”
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam tidak berkata, “Aku melihat” tetapi beliau mengatakan,”Ditunjukkan (diperlihatkan)”. Menunjukkan bahwa Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam tidak mengetahui perkara ghaib.
Berbeda dengan zaman sekarang ada orang yang mengaku mengetahui perkara yang ghaib.
فَرَأَيْتُ النَّبِـيَّ وَ مَعَهُ الرَّهَيْطُ
“Aku melihat seorang nabi yang berjalan bersama الرَّهَيْطُ”
Ar-Rahth (الرَّهَيْطُ) adalah bilangan dari tiga sampai sembilan.
فَرَأَيْتُ النَّبِـيَّ وَ مَعَهُ الرَّهَيْطُ
Māsyā Allāh, seorang nabi yang menghadap Allāh bersama dengan pengikut yang jumlahnya tiga sampai sembilan orang.
وَ النَّبِـيَّ وَ مَعَهُ الرَّجُلُ وَ الرَّجُلاَنِ
“Ada juga seorang nabi yang menghadap kepada Allāh yang diikuti seorang pengikut atau dua orang pengikut” (Subhānallāh).
وَ النَّبِـيَّ لَيْسَ مَعَهُ أَحَدٌ
“Seorang nabi yang menghadap Allāh dan dia tidak memiliki pengikut sama sekali”
Hiburan untuk para dai, para ustadz dan para penceramah, ternyata ada seorang nabi yang menghadap Allāh Subhānahu wa Ta’āla tanpa pengikut (dia tidak memiliki pengikut).
Tidak benar bagi mereka yang mengatakan, “Si fulan berdakwah tetapi tidak pernah berhasil, pengikutnya cuma lima”.
Jika pengikutnya hanya lima orang, jangan berkecil hati karena nabi pun ada yang hanya memiliki pengikut dua dan satu orang, bahkan ada nabi yang tidak memiliki pengikut sama sekali.
إِذْ رُفِعَ لِـي سَوَادٌ عَظِيمٌ فَظَنَنْتُ أَنَّهُمْ أُمَّتِـي
“Maka ditampilkan untukku kelompok yang jumlahnya banyak, dan beliau bersabda aku mengira jumlah banyak orang tersebut adalah umatku”
فَقِيلَ لِـي هَذَا مُوسَـى عَلَيْهِ السَّلاَمَ وَ قَوْمُهُ
“Dikatakan ini adalah kaumnya nabi Musa alayhissallām”
فَنَظَرْتُ فإِذَا سَـوَادٌ عَظِيمٌ فَقِيلَ لِـي هَذِهِ أُمَّتُكَ
Kemudian tidak lama setelah itu maka akupun melihat sekelompok yang jumlahnya banyak maka malaikat Jibrīl berkata kepadaku, ‘Ini adalah umatmu’.
وَ مَعَهُمْ سَبْعُونَ أَلْفًا يَدْخُلُونَ الْـجَنَّةَ بِغَيْرِ حِسَابٍ وَلاَ عَذَابٍ
“Dan di antara mereka ada 70.000 yang masuk surga tanpa hisab dan tanpa adzab”
ثُـمَّ نَهَضَ فَدَخَلَ مَنْزِلَهُ
Kemudian Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam mengungkapkan apa yang terjadi dan bangkit dari tempat duduknya, maka sesudah itu beliau masuk rumahnya.
فَخَاضَ النَّاسُ فِـي أُولَئِكَ الَّذِينَ يَدْخُلُونَ الْـجَنَّةَ بِغَيْرِ حِسَابٍ وَلاَ عَذَابٍ
Maka orang-orang pun saling berbicara satu dengan yang lainnya, ‘Siapakah gerangan mereka itu?’
فَقَالَ بَعْضُهُمْ فَلَعَلَّهُمُ الَّذِينَ صَحِبُوا رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْه وَ سَلَّمَ
Ada diantara mereka yang mengatakan: ‘Mungkin saja mereka itu sahabat Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam’. maka mereka adalah yang menenui kemualian dan wafat dalam keadaan tauhid
فَقَالَ بَعْضُهُمْ فَلَعَلَّهُمُ الَّذِينَ وُلِدُوا فِـي اْلإِسْلاَمِ وَ لَـمْ يُشْرِكُوا بِاللهِ وَ ذَكَرُوا أَشْيَاءَ
Ada lagi yang mengatakan: ‘Mungkin saja mereka orang-orang yang dilahirkan dalam lingkungan Islām dan tidak pernah berbuat syirik terhadap Allāh.’ dan menyebutkan yang lainnya.
فَـخَرَخَ عَلَيْهِمْ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فَقَالَ مَا الَّذِي تَـخُوضُونَ فِـيهِ فَأَخْبَرُوهُ
Ketika Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam keluar, mereka memberitahukan hal tersebut kepada beliau.
فَقَالَ هُمُ الَّذِينَ لاَ يَرْقُونَ وَلاَ يَسْتَرْقُونَ وَ لا يكتوون١ لاَ يَتَطَيَّرُونَ وَ عَلَى رَبِّـهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
Beliau bersabda: ‘Mereka itu adalah orang yang tidak pernah minta diruqyah’
⇒ Meminta ruqyah atau jampi-jampi, nyuwun sewu ne orang jawa bilang jampi itu jamu, tapi yang di maksud di sini adalah jampi-jampi atau bacaan-bacaan.
“Mereka adalah orang yang tidak meminta di kay” (Dan tidak meminta supaya lukanya ditempel dengan besi yang dipanaskan)”
⇒ Yang di maksud kay adalah seseorang yang melakukan pengobatan dengan cara dipanaskan besi kemudian di sundutkan kepada urat-urat tertentu.
“Dan tidak pernah melakukan tathayyur”
⇒ Tathayyur adalah merasa pesimis atau bernasib sial atau meramalkan nasib buruk karena melihat bintang (burung) atau apa saja
Misalnya:
Melihat burung perendja, bakal ada tamu.
Melihat burung gagal, bakal sial.
In syā Allāh yang bisa memberikan manfaat dan mudharat hanya Allāh Subhānahu wa Ta’āla semata, yang lainnya tidak bermanfaat.
“Serta mereka bertawakkal kepada Rabb mereka”
Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:
وَعَلَى ٱللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ ٱلْمُؤْمِنُونَ
“Dan hanya kepada Allāh sajalah hendaknya orang-orang mukmin bertawakkal”
(QS. Ibrahim: 11)
وَعَلَيْهِ فَلْيَتَوَكَّلِ ٱلْمُتَوَكِّلُونَ
“Dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakkal berserah diri”
(QS. Yusuf: 67)
Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:
لَوْ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَوَكَّلُوْنَ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ، لَرُزِقْتُم كَمَا تُرْزَقُ الطَّيْرُ، تَغْدُو خِمَاصًا وَتَرُوْحُ بِطَانًا
“Sungguh, seandainya kalian bertawakkal kepada Allāh sebenar-benar tawakkal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana rezeki burung-burung. Mereka berangkat pagi-pagi dalam keadaan lapar, dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang”
(Jami’ut Tirmidzī, Kitabuz Zuhud, Bab Fit Tawakkal ‘Alallah, no. 2344, Al-Musnad no. 205, 1/243 )






.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)






.jpg)
.jpg)